TERPURUK
“Terpuruk kudisini”, itu adalah salah satu bagian dari kalimat bait lagu yang dinyanyikan oleh Katon Bagaskara KLA Project, sayangnya saya lupa judul lagunya, tetapi kata terpuruk pada tulisan ini terinspirasi dari lagu tersebut. Pernahkah anda merenungkan arti kata terpuruk ?, tentu ada yang pernah, ada yang belum. Terpuruk dapat berarti saat posisi anda di titik zenith kembali ketitik nadir, atau kalau membuat grafik anda berada pada koordinat tertentu diatas titik (0 , 0) saat terpuruk anda berada pada koordinat (0,0) jadi kalau disimpulkan terpuruk artinya “ jatuh, atau terperosok”.
Saat anda terpuruk tentu berbagai perasaan berkecamuk di dalam dada, rasa sedih, malu, putus asa, dan kecewa pasti merasuki alam perasaan anda, sudah terpuruk anda akan dibebani rasa yang tidak mengenakkan, bisa-bisa anda mendapatkan cemoohan, gunjingan dari lingkungan anda. Pernahkah anda berpikir bahwa saat terpuruk mempunyai nilai positip ? Tentu bagi kita yang mensyukurinya, saat seperti itu akan bergejolak dua perasaan dalam diri anda, bila anda orang yang emosional semua perasaan itu akan mengkristal dan membangkitkan energi yang dahsyat, jiwa anda akan dipenuhi oleh energi negatip yang berpotensi menimbulkan sikap antipati, dendam, dan “pemberontakan”, tetapi bila anda orang yang cukup relegius, tentu anda akan mengedepankan aspek spiritual anda, perasaan yang berkecamuk dalam diri anda secara tidak sadar reda, dan energi itu akan terpecah-pecah menjadi energi yang lebih kecil sehingga tidak akan berpotensi menjadi energi yang “eksplosif”. Semakin sering anda mengintrospeksi diri, energi yang sudah terpecah tersebut akan semakin mengerucut, kemudian menghasilkan kristal mutiara yang berkilau, dari ujung kristal itulah anda dapat menyimpulkan hikmah dari keterpurukan yang anda alami.
Ada beberapa tip yang dapat digunakan untuk memecah energi negatf yang timbul saat anda terpuruk, saat perasaan tidak mengenakkan mucul cobalah anda ingat kembali saat-saat anda berjaya, seperti saat anda dibangku sekolah, atau bangku kuliah, mungkin anda pernah berprestasi cemerlang, saat itu anda adalah juara kelas, bintang kampus, atau anda seorang olahragawan yang berprestasi, kemudian cobalah anda membuka album foto, coba cari foto anda berpose bersama orang-orang terkenal, minimal foto anda bersama orang yang cukup anda hormati, atau foto anda bersama orang yang anda kagumi, boleh juga foto bersama pacar anda yang cantik itu. Anda akan merasakan walau saat ini anda terpuruk, dimasa-masa yang lalu anda cukup berjaya, berkat usaha keras anda untuk mencapainya.
Keterpurukan bukanlah apa-apa, itu hanyalah seni menjalani kehidupan, didunia ini tidak ada orang yang berusaha berhasil terus menerus, “Cakra Manggilingan” atau roda berputar, seperti itulah kehidupan saat perputaran roda kehidupan kita diatas kita berjaya, dan saat roda kehidupan kita dibawah kita terpuruk.
Jadi saat terpuruk sebisa mungkin anda jangan mengumbar energi negatif, sebaiknya energi negatif tersebut direduksi menjadi sekecil mungkin, dan akan lebih baik bila anda dapat mentransformasikan energi negative tersebut menjadi energi yang positif. Bagaimana caranya? Tunggu di episode mendatang………………..
Terpuruk
Terpuruk……………….
kudisini
Menunggu………………
hal yang tak pasti
Sementara
Kuterpuruk........................
***************Disana*********************************
Diseberang lautan
Jutaan.......................................
manusia terpuruk
Seperti aku
Tapi.....................
Mereka tak pernah
Menyesalinya
Anggapan mereka
Sudah sewajarnya
Hidup...............
Harus ada warna
Suka dan duka
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar